#HantamHOAX Kejanggalan Isu Penculikan Anak di Surabaya

15 Mar 2017

Sejak tadi pagi, eyke mendapat broadcast dari grup WA perihal ‘Penculikan Anak di Surabaya‘. Begini bunyinya, 

Penculikan anak itu ternyata benar terjadi di Surabaya jawa Timur. Salah satu pelaku penculikan anak berhasil ditangkap dan diamankan di polsek tegalsari. Rame banget banyak yang nonton di polsek tegalsari tersebut.

Pelakunya ketangkap basah waktu sedang bawa anak yang pulang sekolah dalam kondisi sudah dibius, dan terus mau di gendong pakai selendang.

Tapi ketahuan masyarakat di sekitar lalu di teriakin dan akhirnya ketangkap. Saat di geledah di pakaian si pelaku banyak obat bius yang sudah disiapkan untuk melakukan aksi penculikan.

Ciri ciri pelaku menurut masyarakat di sekitar, perempuan tua kurus berpenampilan seperti pengemis menggunakan jilbab. Barang yang di bawa berupa selendang seperti buntelan.

Mohon informasi ini di sebar luaskan khususnya area surabaya dan sekitarnya, hati hati soalnya kasus ini ada jaringannya. Pelakunya lebih dari satu dan mereka di sebar ke lokasi berbeda buat cari mangsa anak kecil.

Sudah ada korban yang meninggal anak kecil, organ organnya sudah di ambil seperti mata, jantung dan ginjal.

Nara sumber:
Polsek tegalsari dan lokasi kejadian

Jika tidak teliti, info yang disertai dari (mengatasnamakan) Polsek tersebut, pasti akan di re-share lagi ke grup lainnya. Apalagi disertai dengan gambar seperti di bawah ini,

 

Sebenarnya eyke suka dengan informasi ini, sebab bisa meningkatkan kewaspadaan akan kasus tersebut. Namun, yang perlu digarisbawahi adalah cek dan ricek sebelum disebarkan (broadcast) lagi. 

Eyke pun gugling kesana kemari untuk mencari kebenaran dari informasi tersebut, dan ternyata ada yang mencurigakan daripada info tersebut, yaitu:

  • Jika sumbernya berasal dari Polsek Tegalsari Surabaya, kenapa seragam Polisi yang ada di foto bukan dari Jawa Timur, melainkan dari Jawa Barat.
  • Berdasarkan foto pada bayi, sepertinya bukan dari Indonesia.

Dan benar saja, mesin pencarian yang sudah dipercaya banyak orang ini memberikan bukti yang valid,

Ternyata seragam Polisinya berasal dari Cirebon, Jawa Barat dan bukan dari Surabaya, Jawa Timur. Sedangkan bukti kejanggalan yang kedua adalah,

Dilansir pada laman situs The Coverage, kejadian tersebut berasal dari Malaysia dan bukan dari Indonesia apalagi Surabaya. Melalui tulisan ini, eyke berharap kepada pembaca untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum jelas. Mari bersama-sama #HANTAMHOAX

DISCLAIMER!
Ini adalah tulisan OPINI versi saya


TAGS opini


-